Gambar sederhana dan ini kubuat di tengah-tengah kesibukanku menulis skripsi dan seminar fisikaku. Ini merupakan penyeimbang emosi, penstabil jiwa,dan sebuah pelarian. Rasanya bosan banget harus nulis berparagraf-paragraf dengan tuntutan sesuai EYD, buku pedoman penulisan skripsi dari fakultas, di sini titik, di sini koma, kutipan satu spasi, dua spasi. Ahhhgggrrr….ribet banget.Belum lagi aturan menjorok beberapa senti dari tepi. Waduh…
Gambar ini kubuat karena aku kangen rumah. Selalu kangen dengan rumah.Walau hanya sehari, seminggu, sebulan meninggalkan rumah,rasa kangen tetap saja muncul. Mungkin karena rumah berisi manusia-manusia yang menyanyangi kita tanpa syarat. Dan suasana rumah adalah suasana yang paling familiar di benak saya. Rasanya selalu sama.Selalu nyaman.
Aku tinggal di daerah pegunungan yang berhawa sejuk. Cenderung dingin malahan. Di pagi hari hujan kadang turun dengan lumayan lebat. Kebiasaanku di saat seperti itu adalah berdiam diri di depan TV sambil makan snack dan membungkus tubuhku dengan selimut tebal, nggak lupa pake sandal kelinciku yang berbulu-bulu.
Aku paling suka memandang hujan dari jendela rumah,tetesan air hujan di aspal dan dedaunan, titik-titik embun di jendela, udara yang lembab bercampur aroma angin…dan tentu saja secangkir kopi hangat yang siap untuk diseruput. Di saat seperti itu rasanya tenang sekali, seolah semua masalah yang membelit hidup dan kehidupanku ini hilang….

No comments:
Post a Comment